
Pemalang (20/01) – Semakin maraknya kenakalan remaja di lingkungan sekitar, tidak menutup kemungkinan Desa Mereng, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang juga memiliki kasus yang sama. Secara harfiah kenakalan remaja adalah perilaku yang menyimpang dalam norma-norma yang berlaku di lingkungan masyarakat. Kasus seperti juga banyak terjadi di Desa Mereng. Hal ini membuat Mahasiswa KKN Undip Tim I 2022/2023 menyusun program yang bertemakan “ Menuju Mereng yang Santun, Berkualitas, dan Kreatif”. Program ini bertujuan agar remaja Desa Mereng memiliki perhatian terhadap kenakalan remaja dalam aspek ilmu kesehatan, ilmu bahasa/norma, dan ilmu hukum. Tiga poin yang dibahas adalah merokok dibawah umur, narkoba, dan gangster. Tiga poin tersebut tidak semata-mata diedukasikan begitu saja namun karena wilayah Desa Mereng memiliki potensi terhadap kasus-kasus kenakalan remaja. Sebagai mahasiswa, KKN Undip Tim I 2022/2023 memberikan peringatan atau sosisalisasi akan bahayanya merokok dibawah umur, narkoba, dan gangster.
Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 20 Januari 2023 di Madrasah Aliyah Nurul Huda di Dusun Bengkeng, Desa Mereng, Kecamatan Warungpring. Atas izin dari Bapak Kepala Sekolah, KKN Undip Tim I 2022/2023 berhasil menjalankan kegiatan ini dengan baik ditambah dengan antusiasme dari siswa/siswi MA Nurul Huda. Tidak hanya pemberian edukasi mengenai kenakalan remaja, KKN Undip Tim I 2022/2023 juga memberikan sosialisasi mengenai Canva, yaitu aplikasi design yang sedang banyak digunakan khalayak ramai untuk pembuatan power point, banner, poster, bahkan edit video. Bertemakan “Memperingati HUT Kabupaten Pemalang” para siswa/siswi diminta untuk mengkreasikan pembuatan poster melalui aplikasi Canva. Secara tidak langsung, Mahasiswa KKN Undip Tim I 2022/2023 juga memberikan sebuah digitalisasi kepada siswa/siswi MA Nurul Huda serta melatih kreativitas siswa/siswi.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan program multi ini menggunakan modul sebagai alat pendukung dan luaran akan kegiatan satu ini. Modul ini pun diberikan kepada mahasiwa dalam bentuk buku cetak dan juga soft file yang dapat diakses melalui barcode yang diberikan saat sosialisasi selesai. Pada sesi tanya jawab, banyak siswa/siswi yang menanyakan mengenai kenakalan remaja maupun bagaimana mengoprasikan aplikasi canva. Harapannya kegiatan kali ini dapat memberikan sebuah insight baru untuk siswa/siswi MA Nurul Huda agar siap menghadapi era digitalisasi dan antispasi terhadap kasus-kasus kenakalan remaja yang sedang marak terjadi.
