Dukung Generasi Berencana, Puluhan Remaja Ikuti Sosialisasi Bahaya Hamil di Usia Muda dari Mahasiswa KKN Undip

Foto bersama mahasiswa KKN Undip dengan para peserta sosialisasi bahaya hamil di usia muda

Kab. Pemalang (28/1) — Sekitar 35 remaja yang terdiridari laki-laki dan perempuan  Desa Cibuyur mendapatkan sosialisasi tentang dampak pergaulan bebas dan bahaya hamil di usia muda dari mahasiswa KKN Undip setelah pelaksanaan posyandu remaja yang diadakan di aula kantor Kecamatan Warungpring.

Isu pergaulan bebas maupun kejadian hamil yang tidak diinginkan pada remaja selalu menjadi topik hangat dari tahun ke tahun. Pengajuan dispensasi menikah, kasus kematian ibu/bayi, putus sekolah untuk mengurus anak, dan masih banyak lagi. Idealnya, di usiar emaja banyak hal penting lain yang bisa dieksplor remaja untuk menunjang masa depannya. Belum saatnya untuk menanggung beban menjadi orang tua. Baik mental ataupun fisiknya tidak sesiap itu.

Kegiatan posyandu remaja merupakan salah satu program unggulan bidang kesehatan di Desa Cibuyur. Posyandu remaja diadakan sebagai upaya meningkatkan kesehatan dan kesadaran remaja akan kesehatannya. Hal ini dikarenakan remaja adalah usia yang krusial untuk menunjang kehidupannya di masa depan. Posyandu remaja yang dilakukan dua bulan sekali ini di dalamnya terdapat kegiatan pengukuran tinggi badan dan berat badan, tekanan darah, dan kesehatan jantung untuk kemudian dicatat dan data dimanfaatkan untuk pemantauan kesehatan remaja tahap awal.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan posyandu remaja dilakukan, mahasiswa KKN mengambil alih dengan mengumpulkan peserta posyandu remaja di aula kantor Kecamatan Warungpring. Sosialisasi dilakukan menggunakan media poster dan komunikasi interaktif antara mahasiswa dengan peserta. Materi yang disosialisasikan antara lain mengenai dampak pergaulan bebas, bahaya hamil di usia muda, dan bagaimana sikap yang bijak sebagai remaja yang sehat dan berbudaya.

Peserta menyimak dengan baik dilihat dari sesi akhir yang merupakan sesi tanya jawab. Peserta yang beruntung dan mampu menjawab pertanyaan seputar materi yang disampaikan mendapatkan apresiasi. Adanya kegiatan ini diharapkan  juga mendukung program Generasi Berencana yang digencarkan di kalangan remaja.