
Warungpring, Kabupaten Pemalang (18/01/2023) – Sampah merupakan suatu bahan buangan yang dihasilkan dari aktivitas manusia bersifat disengaja maupun tidak disengaja. Sampah ini berasal dari rumah tangga, rumah sakit, perkantoran, pertanian dan lain-lain. Sampah dibedakan menjadi 2 bagian yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik yaitu sampah basah yang dapat mengalami pembusukan seperti sisa sayuran, sisa buah-buahan dan lain-lain. Sedangkan, sampah anorganik yaitu sampah kering seperti plastik, kaleng dan lain-lain.
Permasalahan sampah di Indonesia memang belum terselesaikan sampai dengan saat ini, timbunan sampah semakin meningkat khususnya sampah pada rumah tangga. Seperti masih banyaknya masyarakat yang menggunakan kantong plastik untuk berbelanja ke warung ataupun supermarket dan belum mengetahui bagaimana dampak dari penggunaan kantong plastik ini. Berdasarkan survey yang telah saya lakukan di Desa Datar, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang sampah plastik yang sering digunakan pada rumah tangga yaitu tas kresek, kemasan shampo sachet, kemasan snack dan lain-lain. Masyarakat belum terbiasa menggunakan dan membawa tas berbahan kain dari rumah untuk berbelanja. Bahkan, banyak masyarakat yang belum mempunyai tas kain.

Oleh karena itu, Mahasiswa KKN Tim I Universitas Diponegoro menyelenggarakan program kepada masyarakat Desa Datar, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang mengenai “Edukasi dan Pendistribusian Tas Kain Kepada Masyarakat Desa Datar Untuk Mengurangi Penggunaan Kantong Plastik”. Diadakannya program ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat Desa Datar, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang tentang pentingnya mengurangi ataupun menghilangkan kebiasaan memakai kantong plastik yang dapat berdampak merugikan bagi lingkungan dan bumi. Serta, memberikan alternatif pengganti untuk mengurangi ataupun menghilangkan penggunaan kantong plastik yaitu berupa tas berbahan kain yang tentunya ramah lingkungan dan aman jika dipakai berkali-kali.
Pelaksanaan program ini dilakukan dengan edukasi lisan kepada ibu-ibu dan bapak-bapak di Desa Datar, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang secara door to door. Kemudian, membagikan tas kain ramah lingkungan disertai poster di dalam tas tersebut dengan ukuran 210 x 297 cm. Poster tersebut berisikan mengenai keunggulan dari tas berbahan kain yang lebih kuat dan aman jika digunakan berulang kali, pentingnya membuang sampah pada tempatnya untuk menjaga lingkungan dari sampah dan menjaga bumi dari sampah, dampak buruk jika membakar sampah, pemanfaatan barang bekas mengajarkan gaya hidup hemat seperti mendaur ulang botol, kaleng dan lain-lain serta mengurangi penggunaan sampah plastik (no to plastic).

Kami dari Mahasiswa KKN Tim I Universitas Diponegoro berharap dengan adanya program ini dapat menjadikan masyarakat Desa Datar, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang lebih terbuka tentang pentingnya mengurangi ataupun menghilangkan penggunaan kantong plastik dan beralih menggunakan tas berbahan kain yang ramah lingkungan serta dapat digunakan untuk berbelanja di warung dekat rumah ataupun di supermarket. Kami sangat senang bisa membantu dan memberikan pemahaman tersebut kepada masyarakat Desa Datar, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang begitu juga respon dari masyarakat sangat antusias terhadap program ini.
