
Datar, Warungpring, Pemalang (15/01/2023) Warna merupakan salah satu media tumbuh kembang anak melalui pesona visual. Pengenalan warna pada anak usia dini dapat merangsang indra penglihatan pada otak. Warna dapat merangsang kepekaan penglihatan pada anak serta menumbuhkan kreatifitas, imajinasi, dan kemampuan anak untuk mengolah informasi tentang benda-benda di sekitarnya. Warna juga mengartikan perasaan seseorang, sehingga warna dapat mewakili perasaan seorang anak.
Berdasarkan pengamatan salah satu mahasiswi KKN UNDIP Tim I Tahun 2022-2023 Program Studi Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur, dikatakan bahwa anak-anak di Desa Datar memiliki potensi akan kreatifitas serta minat dalam seni 2 dimensi yaitu menggambar. Maka dari itu, Alfiyani Rismayanti (21) memiliki program dengan konsep yang menyenangkan untuk mengedukasi anak-anak untuk mengasah kemampuan, kreatifitas, serta minat mereka di bidang menggambar.

“Judul programnya adalah Bimbingan Belajar Tentang Unsur-Unsur Dasar Dwi Matra Berupa Pengelompokan Warna Untuk Anak-Anak Desa Datar. Karena saya melihat anak-anak suka sekali menggambar dimana menggambar gambar 2 dimensi merupakan seni dwi matra. Dalam menggambar seni dwi matra terdapat beberapa unsur-unsur dasar yang harus dipahami misalnya tentang pengelompokan warna. Jumlah peserta yang mengikuti program ada 11 anak dan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 15 Januari 2023 pukul 11.00 WIB di posko KKN.” Kata mahasiswi Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur UNDIP.
Materi yang diberikan adalah pengelompokan warna berdasarkan warna primer, sekunder, dan tersier. Adapun sesi interaktif, dimana anak-anak dapat menebak warna-warna mana yang tergolong warna primer, sekunder, dan tersier.
Kemudian pada sesi praktik, anak-anak difasilitasi alat dan bahan menggambar berupa pensil, rautan, penghapus, cat air, kuas, palet, dan kertas gambar. Anak-anak diajak untuk mencoba mencampurkan berbagai macam warna primer yaitu merah, biru, dan kuning untuk menghasilkan warna sekunder. Dan seterusnya mencampurkan warna-warna sekunder dengan warna primer dimana nantinya akan menghasilkan warna tersier.

Setelah itu, anak-anak diajak untuk mengespresikan kreatifitas mereka dengan menggambar bebas pada kertas gambar yang sudah disediakan. Dengan tema bebas, anak-anak dapat menggambar apapun sesuai hati mereka tanpa adanya syarat dan ketentuan khusus. Lalu gambar tersebut nantinya akan diberi warna menggunakan cat air dari hasil praktik pencampuran warna untuk pengelompokan warna tadi.
“Setelah kegiatan ini diharapkan anak-anak khususnya di Desa Datar mampu mengembangkan minat serta bakat mereka di bidang seni menggambar. Tak lupa, pada akhir kegiatan ada pemberian hadiah kepada anak-anak yang memiliki antusias selama program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi kepada mereka.” Ujarnya.

#kknundip #p2kknundip #lppmundip #undip
